Inilah Kisah Mahasiswa Universitas Kuningan Mengembangkan Usahanya Dengan Bantuan KemenKopUKM

Inilah Kisah Mahasiswa Universitas Kuningan Mengembangkan Usahanya Dengan Bantuan KemenKopUKM

Inilah Kisah Mahasiswa Universitas Kuningan Mengembangkan Usahanya Dengan Bantuan KemenKopUKM – Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KemenKopUKM) membantu pengusaha muda baru melalui Program Wirausaha (WP) 2021 untuk mendorong pengusaha pemula.

Pengusaha muda baru, seperti mahasiswa bisnis, dapat mengajukan permohonan bantuan keuangan yang mereka butuhkan untuk mengembangkan bisnis mereka melalui kampus.

Seperti yang dirasakan dua mahasiswa Universitas Kuningan, Yanni Mariani (23), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), mahasiswa semester lima program studi Manajemen, memiliki  usaha Tote Bag Kuningan dan Astri Nurdianti dengan merk Sabiya Chollect (21).

Yani menggeluti bisnis ini sejak 2019, memiliki 10 model desain tas jinjing, dan bisa menghasilkan penjualan 5 juta rupiah per bulan. Ia mendapatkan pelatihan dan bantuan modal sebesar Rp 2 juta dari WP KemenKopUKM melalui kampus.

“Setelah mengikuti inkubasi usaha di kampus, bisnisnya meningkat. Terima kasih. Saat ini saya sedang mengerjakan pemesanan 500 buah tas dari universitas lain.”

Tak jauh berbeda dengan kesuksesan Yani, Astri juga bisa menghasilkan uang sendiri, meski berstatus mahasiswa, dengan Sabiya Collect Hijab.

“Omzet rata-rata masih 1,5 juta rupiah. Saya senang akhirnya punya produk. Inkubasi bisnis saya di kampus ini membantu saya menemukan bahan-bahan yang bagus, memasarkan dan menjalankan bisnis saya,’ kata Astri.

Agus Priyanto, Direktur Kantor Pusat Pengembangan Kewirausahaan (KP2K) Universitas Kuningan menjelaskan, Universitas Kuningan memiliki program pendidikan bagi mahasiswa yang sudah berwirausaha maupun yang belum memulai usaha. Hingga 30 set sedang dalam produksi.

Selain pendidikan, ada juga dana bergulir kampus sebesar Rs 1 juta dan Rs 5 juta per pekerjaan, dibebankan kepada siswa tanpa bunga.

Dana tersebut akan diberikan dalam waktu satu tahun. Nanti setelah mereka mengembalikan pinjaman sesuai kemampuan. Selain itu, melalui Entrepreneurship Fair, kami menawarkan tempat duduk berupa stand-stand kecil selama satu tahun di kampus.

Uniku juga bermitra dengan KemenKopUKM salah satunya melalui Dana Pendidikan WP. Selain itu, mahasiswa Uniku didorong untuk memiliki outlet di luar kampus untuk kehidupan masa depan mereka setelah mereka meninggalkan kampus, kata Agus.

“Harapan kami saat mereka lulus nanti menjadi pengusaha dan banyak menyerap tenaga kerja dari masyarakat,” ujarnya.

Semoga bermanfaat!!!