https://www.praloker.com/wp-content/uploads/2022/07/5-Tips-Potret-Produk-Fashion-Yang-Harus-Diingat-Bagi-Setiap-UMKM-Dalam-Bidang-Fotografi.png

5 Tips Potret Produk Fashion Yang Harus Diingat Bagi Setiap UMKM Dalam Bidang Fotografi!

5 Tips Potret Produk Fashion Yang Harus Diingat Bagi Setiap UMKM Dalam Bidang Fotografi! – Industri fashion tentu menjadi salah satu bisnis yang relatif mudah dijalankan. Industri fashion tidak selalu harus membuka toko fisik.

Bisnis fashion bisa dijalankan secara online. Apalagi sekarang ini sudah terlalu banyak marketplace atau platform media sosial yang tersedia untuk bisnis.

Produk fashion yang dijual melalui toko online dapat diakses oleh calon pembeli dari mana saja. Inilah kelebihan bisnis online.

Nah, salah satu hal terpenting yang harus diperhatikan oleh para pebisnis di dunia fashion adalah membuat konten foto yang menarik dan memenuhi tujuan calon pembeli.

Lantas, apa saja yang harus diperhatikan saat membuat konten gambar untuk produk fashion? Berikut beberapa tips yang bisa dirangkum di ukmindonesia.com.

1. Penggunaan formulir

Tip pertama yang perlu dipertimbangkan adalah menggunakan formulir. Jika model hadir saat memotret produk, maka akan seperti foto asli saat pembeli memakai produk fashion tersebut.

Selain itu, kehadiran model akan meningkatkan kepercayaan pembeli terhadap produk fashion yang dijual.

Manfaat lain menggunakan model untuk fotografi produk adalah membuat produk fesyen lebih menarik dan hidup. Detail produk fashion menjadi lebih jelas di sepanjang garis tubuh manusia.

Selain itu, produk fashion yang ditampilkan dengan manekin terlihat lebih profesional. Pose model yang ditampilkan di samping produk fashion terlihat jelas.

2. Pencahayaan

Pencahayaan merupakan faktor yang sangat penting saat mengambil gambar. Pencahayaan secara visual mendefinisikan karakteristik suatu produk.

Lampu menyala dan mati pada kamera. Di dalam flash kamera terdapat pencahayaan tambahan dari sinar matahari di luar kamera.

Pencahayaan yang kuat dan dekat menciptakan bayangan lembut saat memotret. Sumber cahayanya lemah dan semakin jauh, semakin keras bayangannya.

Waktu terbaik untuk memotret di luar ruangan adalah pukul 09:00-12:00 WIB. Waktu lainnya adalah pukul 16.00-17.00 WIB.

3. Gunakan detail foto dan jarak yang tepat

Sebelum pemotretan dilakukan, tentukan area mana yang paling baik ditonjolkan kepada calon pembeli sebelum melakukan sesi foto. Detail produk harus dibidik dari jarak yang tepat agar kualitas bahan terlihat jelas baik tekstur maupun kualitas produk.

Aspek yang berbeda dari produk fashion perlu ditekankan saat mengambil gambar. Untuk produk apparel misalnya, detail yang akan ditampilkan adalah resleting, kancing, dan dekorasi apparel.

Untuk alas kaki, misalnya tumit dan gesper; Untuk tas, misalnya, gesper dan pengait; Hijab (misalnya menjahit dan bahan).

Selain menitikberatkan pada detail bahan untuk memberikan gambaran kualitas produk fashion yang dijual, deskripsi produk dari segi volume harus digambarkan secara bergambar. Cara yang mudah adalah dengan memberikan perbandingan.

Misalnya produk fashion yang dijual adalah tas. Coba pasangkan tas satu ukuran dengan tas ukuran lain.

4. Pilih gambar malaikat yang menawan

Hal lain yang perlu diperhatikan Selain detail material dan kualitas, memotret produk fesyen dari berbagai sudut menawarkan pengalaman berbeda bagi pembeli. Perspektif yang berbeda memungkinkan pembeli potensial untuk melihat produk Anda dari perspektif yang berbeda.

Untuk produk apparel, coba foto dari depan, belakang dan samping. Untuk produk alas kaki, lihat foto samping, 3/4 produk, dan detail produk.

Untuk produk tas, silahkan cek foto depan, belakang, dan interior produk. Sementara itu, silakan periksa gambar pengenalan produk hijab dan informasi detail produk.

5. Gunakan background fotografi yang sesuai dengan konsep produk dan target pasar

Latar belakang sebuah gambar merupakan salah satu faktor yang menentukan berhasil tidaknya suatu konsep. Memotret produk fashion dengan manekin dan mengenakan tampilan kasual akan membuat foto Anda terlihat lebih hidup saat dilatar belakangi jalan atau gedung perkantoran.

Produk fashion bertema casual biasanya memiliki target pasar bagi para pekerja kantoran. Latar belakang gedung perkantoran pasti tidak cocok dengan produk baju renang dan berbenturan dengannya.

Demikian artikel 5 Tips Potret Produk Fashion Yang Harus Diingat Bagi Setiap UMKM Dalam Bidang Fotografi!. Semoga bermanfaat.