UMKM dengan Omzet 500 juta Setahun Tidak Dikenakan Pajak, Ini Penjelasan nya!!

UMKM dengan Omzet 500 juta Setahun Tidak Dikenakan Pajak, Ini Penjelasan nya!!

UMKM dengan Omzet 500 juta Setahun Tidak Dikenakan Pajak, Ini Penjelasan nya!!, Pemerintah telah membebaskan pajak penghasilan (PPh) Final atas usaha mikro yang mempunyai penghasilan bruto kurang dari Rp 500 juta per tahun untuk memberikan keringanan kepada usaha kecil mulai tahun 2022.

Aturan tersebut ada di dalam Bab III Pajak Penghasilan pasal 7 ayat 2a UU HPP yang dibebaskan pajak dari aturan tersebut yaitu UMKM perorangan ini tidak termasuk badan seperti CV atau PT dengan penghasilan di bawah 500jt pertahun.

Pengusaha Cafe atau Warung kopi dengan penghasilan bruto hanya mencapai Rp 35 juta per bulan atau sekitar Rp 420 juta per tahun, akan terbebas dari PPh final UMKM sedangkan untuk warung kopi dengan penghasilan bruto mencapai Rp 100 juta per bulan atau Rp 1,2M per tahun dikenakan pajak 0,5%. Rinciannya, PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak) pada 5 bulan pertama, dan PKP (Penghasilan Kena Pajak) di bulan ke-6 sampai bulan ke-12.

Berikut ini mekanisme perhitungan dari contoh tersebut,

  • Case pertama

UMKM dengan penghasilan 35juta perbulan rumusnya penghasilan bruto di kali 12 bulan Rp 35 juta × 12 (bulan) = Rp 420 juta per tahun artinya, UMKM tersebut tidak perlu bayar pajak karena penghasilan di bawah Rp 500 juta per tahun.

  • Case yang kedua

UMKM dengan penghasilan 100 juta perbulan Rp 100 juta × 12 (bulan) = Rp 1,2 miliar per tahun. Karena penghasilan Rp 1,2 miliar sudah masuk penghasilan kena pajak (PKP), maka dikenakan PPh final 0,5 %, dengan rincian sebagai berikut 5 bulan pertama bebas pajak dan bulan 6-12 berikutnya kena pajak 0,5%.

Penghasilan bruto selama 7 bulan yaitu Rp 700 juta × 0,5 persen = Rp 3,5 juta jadi total pajak yang harus dibayar adalah 3.5 juta Jika sebelumnya, tidak ada aturan terkait batasan pendapatan minimum UMKM perorangan Dengan disahkannya UU HPP ini, UMKM berpenghasilan bruto dibawah Rp 500 juta pertahun tidak akan dikenakan tarif final sebesar 0,5% Dan UMKM perorangan dengan omset di atas 500jt pertahun juga mendapat keringanan pajak selama 5 bulan pertama.