Tips Mengatasi Overthinking Menurut Psikolog UGM!!!

Tips Mengatasi Overthinking Menurut Psikolog UGM!!!

Tips Mengatasi Overthinking Menurut Psikolog UGM!!!, Sering berfikir hal-hal yang bisa saja terjadi di masa depan, kerap menjadi cara untuk mengantisipasi hal buruk. Namun, terlalu mengkhawatirkan masa depan, bisa membuat seseorang terjebak dalam pemikiran berlebihan yang berdampak buruk bagi jasmani dan rohani.

Terlalu berlebihan memikirkan sesuatu hal atau overthinking menjadi Istilah yang sedang trend dan melekat di generasi muda saat ini. Bahkan, banyak anak muda yang sering mengalami overthinking. Untuk mengatasi overthinking beberapa anak muda sering membahas pada sesi curhat bersama di beberapa media sosial .

Psikolog dari Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM), Nida UI Hasanat menjelaskan bahwa overthinking dalam kajian psikologi diartikan sebagai cara berpikir yang berlebihan dan arahnya negatif.

Namun, ia mengungkap jika istilah ini mengalami pergeseran makna di mata masyarakat yaitu overthinking yang diartikan sebagai pemikiran yang berlebihan (saja).

“Overthinking itu terjadi ketika kita memikirkan hal-hal yang belum terjadi,” imbuhnya, dilansir dari laman UGM.

Contohnya, seseorang mahasiswa mengalami kecemasan dan ketakutan saat akan melakukan presentasi.

Ada pikiran negatif atau tidak percaya dengan diri sendiri saat presentasi, menganggap suaranya jelek sehingga materi tidak bisa tersampaikan, takut dinilai jelek, dan lainnya.

Padahal semua ketakutan dan kecemasan tersebut belum tentu terjadi dan hanya berada dalam pola pikirnya saja.

“Kecemasan, ketakutan akan hal yang belum terjadi maupun masa depan ini muncul karena orang itu overthinking”, ujar Dosen Fakultas Psikologi UGM.

Nida menyampaikan overthinking berdampak pada kesehatan tubuh maupun mental. Salah satunya yaitu stres karena otak terlalu banyak memikirkan hal-hal yang belum pasti secara berlebihan. Jika itu terus berlanjut akan mengakibatkan gangguan mental.

“Apabila overthinking mendominasi kehidupan maka yang mengalaminya terdistorsi karena tidak berada dalam realitas. Banyak orang bermasalah karena sudah overthinking itu tadi, dan mengalami gangguan mental karena tidak bisa lagi membedakan antara realita yang sebenarnya dengan apa yang ada dalam pikiran nya” tuturnya.

Untuk terhindar dari efek negatif yang ditimbulkan, Nida menyebutkan perlunya menghindari overthinking.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan saat mengalami overthinking. Beberapa di antaranya dengan berpikir rasional/realistis, jika sudah mengarah pada overthinking kita harus mengelola pikiran dan segera menyadarinya.

Kemudian, bangun pikiran positif agar tidak larut dalam pemikiran negatif. Salah satunya dengan cara melakukan Afirmasi, Afirmasi adalah mengucapkan kata-kata positif pada diri sendiri.

Contohnya “Saya Tidak Seburuk apa yang saya pikirkan”, “Semua akan baik baik saja, Tenanglah”. Cara melalui Afirmasi tersebut dapat membantu mengurangi Overthinking

“Selain itu, melakukan olahraga dan menekuni hobi juga bisa menjadi cara agar tidak terlalu sering berpikir tentang diri sendiri, yang dapat memunculkan Overthinking,” imbuhnya.