Ketentuan Syarat Izin Edar BPOM

Ketentuan Syarat Izin Edar BPOM

Ketentuan Syarat Izin Edar BPOM – Sertifikat izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sangat penting bagi pelaku UMKM di bidang pangan. Saat ini, sektor makanan dan minuman didominasi oleh sebagian besar pelaku UMKM Indonesia.

Menurut data BaData Badan Pusat Statistik (BPS), sektor pangan mencapai 1,51 juta unit usaha pada tahun 2020. Rasio ini merupakan 36% dari keseluruhan pelaku UMKM se-Indonesia dengan total 4,21 juta unit usaha pada saat itu.

Dalam salah satu edisinya, BPOM menyatakan bahwa keamanan, mutu dan manfaat obat dan makanan terus ditingkatkan untuk melindungi kesehatan masyarakat.

Oleh karena itu, keamanan pangan mulai dari tahap penanaman, pengolahan, pengolahan dan distribusi hingga tahap siap makan (farm to table) menjadi sangat penting. BPOM terus mengawal distribusi pangan, termasuk pembinaan bagi UMKM.

Menurut laporan Kontan.co.id, Kementerian Koperasi dan UKM saat ini mempromosikan pendaftaran sertifikat untuk UMKM tertentu yang memenuhi persyaratan mereka tanpa biaya alias gratis

Langkah ini juga merupakan upaya koperasi UKM untuk membantu transisi pemangku kepentingan UKM dari sektor informal ke sektor formal.

Salah satu sertifikasi gratis yang bisa Anda peroleh adalah pendaftaran Izin Edar BPOM MD (Makanan Dalam Ruangan) yang diwajibkan oleh perusahaan makanan.

Menurut keterangan resmi dari akun Kementerian Koperasi dan UKM di Instagram, ada beberapa persyaratan pengurusan pendaftaran izin, berikut persyaratanya:

  1. Mempunyai Nomor Induk Berusaha (NIB)
  2. Mempunyai Nomor Induk Kependudukan (NIK)
  3. Menyertakan alamat domisili yang jelas
  4. Mengisi formulir pendaftaran secara daring pada tautan http://bit.ly/IzinEdarMD_UMI
  5. Memiliki modal usaha kurang dari sama dengan Rp 1 miliar (tidak termasuk modal untuk tanah dan bangunan usaha)
  6. Hasil penjualan kurang dari sama dengan Rp 2 miliar per tahunnya
  7. Mempunyai minimal 1 satu jenis produk dan sudah memiliki pasar yang sudah diproduksi secara kontinu selama setahun
  8. Memiliki website atau akun media sosial
  9. Mengikuti prosedur yang ditetapkan dengan persyaratan berlaku
  10. Menyertakan produk yang akan melalui proses uji lab seberat 800 gram
  11. Daftar komposisi yang digunakan termasuk keterangan asal bahan baku tertentu dan/atau Bahan Tambahan Pangan (BTP)
  12. Proses pengolahan produk terpisah dengan aktivitas rumah tangga
  13. Mempunyai Piagam Program Manajemen Risiko (PMR) atau Sertifikat Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB)
  14. Mempunyai surat kuasa untuk melakukan pendaftaran pangan olahan
Nah, itulah peryaratan yang harus dipenuh agar usaha kamu dalam bidang makanan dan minuman mendapatkan sertifikat izin edar dari BPOM.
Deminkian artikel ini dibuat untuk memberikan informasi serta guna menambah wawasan bagi pembaca.