Pemerintahan Kota Jakarta Utara Bersemangat Mendorong Bebek Oblak Sebagai Masakan Khas Jakarta Utara 

Pemerintahan Kota Jakarta Utara Bersemangat Mendorong Bebek Oblak Sebagai Masakan Khas Jakarta Utara 

Pemerintahan Kota Jakarta Utara Bersemangat Mendorong Bebek Oblak Sebagai Masakan Khas Jakarta Utara – Pemerintah Kota Jakarta Utara mendorong kuliner bebek menjadi masakan khas Jakarta utara.

Masakan bebek oblok juga akan didorong menjadi peluang bisnis Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Jakarta Utara.

Salah satu upayanya adalah mendaftarkan proses pemberian bebek ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) supaya mempunyai status Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI).

Bebek oblok adalah sajian daging bebek yang dimasak tanpa santan, menggunakan daun kedongdong dan berbagai bumbu lainnya.

Peserta Festival Bakul Kuliner Jakarta Utara memasak bebek oblok. Kuliner ini, kata Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim, diharapkan menjadi identitas makanan khas Jakarta Utara dan bisa didaftarkan HAKI.

http://Peserta Festival Bakul Kuliner Jakarta Utara memasak bebek oblok. Kuliner ini, kata Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim, diharapkan menjadi identitas makanan khas Jakarta Utara dan bisa didaftarkan HAKI.

Ujar Wali Kota Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, “Salah satu identitas suatu bangsa atau daerah adalah kulinernya. Bebek Oblok ini adalah salah satu masakan khas Jakarta Utara yang sebenarnya enak, tapi belum banyak yang tahu,”

Ali mengatakan memasak bebek sudah ada sejak lama. Ali melanjutkan, Pemkot Jakarta Utara akan mendorong menu bebek menjadi host dan menu utama di rumah makan khas Jakarta Utara.

“Kita angkat menu masakan bebek oblok supaya menjadi salah satu ciri khas atau identitas kuliner pesisir yang berasal dari Jakarta Utara. Bila perlu resep yang paling enak untuk pembuatan bebek oblok kita daftarkan ke dalam HAKI sebagai kuliner asli Jakarta Utara,” lanjut Ali.

Memasak adalah salah satu bidang bisnis yang paling diminati. Selain mudah menarik minat peminat, kuliner ini menawarkan beragam pilihan, mulai dari makanan, kundapan dan minuman hingga berbagai macam hidangan pencuci mulut.

Bukan hal yang aneh, namun pilihan kuliner dibuat dengan bahan yang unik atau tampilan yang berbeda dari standar. Tak heran jika banyak sektor bisnis kuliner yang berasal dari para pelaku UMKM di Indonesia.

Menurut Statistik Industri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 2020 yang dirilis oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, subsektor kuliner merupakan bisnis pariwisata dan ekonomi kreatif terbesar dengan proporsi bisnis tertinggi sebesar 43,6%.

Festival Kuliner Nusantara

Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Administrasi Jakarta Utara telah menyiapkan forum khusus untuk menghidupkan kembali UMKM yang juga dikenal dengan Festival Kuliner Nusantara atau juga disebut Barista dan Kuliner (Bakul) Festival Jakarta 2022. Acara tersebut akan digelar mulai 27-28 Agustus di Plataran Mall Artha Gading.

Salah satu agenda Festival Kuliner Nusantara adalah perlombaan kuliner Betawi dengan memasak hidangan Bebek Oblok. Hidangan khas yang dibumbui dengan berbagai rempah-rempah Indonesia. Memilih menu ini tentunya merupakan salah satu bentuk upaya memperkenalkan makanan khas Jakarta.

“Diharapkan dengan adanya festival ini, semakin banyak khalayak yang kenal. Dengan demikian, semakin banyak juga yang menjadikan Bebek Oblok ini sebagai ladang bisnis,” kata Ali.

Bakul Kuliner Nusantara akan diikuti kurang lebih 32 peserta, 70% di antaranya adalah usaha kecil menengah atau pengusaha asal Jakarta Utara. Selain itu, ibu-ibu PKK dari 18 kelompok di 6 Kecamatan di Jakarta juga mengikuti perlombaan memasak bebek oblok.

Juri kompetisi ini adalah para chef dari Chef Association (Ikatan Koki), dan sekitar 40 tenant untuk menggelar jajanan Nusantara.

“Setelah pandemi mereda, kami melihat banyak UMKM yang mencoba bangkit. Tentu ini menjadi hal yang positif yang harus kita dukung penuh, apalagi jika kulinernya adalah makanan khas Indonesia. Selain membantu meningkatkan perekonomian, kuliner Indonesia juga bisa semakin dikenal banyak orang,”  kata Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Jakarta Utara,Wiwik Satriani.

Selain membantu para pelaku UMKM dalam melanjutkan usahanya, Bakul Kuliner Nusantara juga mengadakan lomba handbrew bagi barista dan lomba masak bebek oblok yang dibagikan oleh ibu-ibu UMKM dan PPK.

Apalagi, Wiwik juga mengabarkan bahwa Bakul Kuliner Nusantara juga menyajikan makanan khas Indonesia yang sudah tergerus oleh makanan atau jajanan viral.

“Banyaknya makanan asing yang masuk membuat generasi muda atau milenial kita hampir lupa bahwa Indonesia juga memiliki makanan dan jajanan khas yang tidak kalah enak. Bahkan makanan khas Indonesia seperti rendang, dinobatkan menjadi salah satu makanan terenak di dunia,” ujar Wiwik.

Bagi Wiwik, majunya UMKM ini berbanding lurus dengan semakin dikenalnya kuliner nusantara di mata khalayak. Untuk itu, perlu adanya dukungan yang konsisten dan kesadaran penuh dari masyarakat untuk menghargai budaya.

“Kami harap Bakul Kuliner Nusantara ini dapat menjadi inspirasi bagi para pelaku UMKM dan masyakat. Dan tentu saja, acara seperti ini akan terus kami upayakan ada demi kemajuan UMKM khususnya di bidang kuliner,” ucap Wiwik.

Selain acara bazar makanan, perlombaan memasak bebek oblok dan Manual Brew Competition terdapat juga acara hiburan yang menampilkan group band Naff dan Ghea Indrawari, serta dihadir  Selebriti chef Devina Hermawan yang akan menjadi juri tamu.