Untuk Jadi Pengusaha, Ratusan Mahasiswa Bergabung Dengan Akademi Wirausaha Mahasiswa Merdeka

Untuk Jadi Pengusaha, Ratusan Mahasiswa Bergabung Dengan Akademi Wirausaha Mahasiswa Merdeka

Untuk Jadi Pengusaha, Ratusan Mahasiswa Bergabung Dengan Akademi Wirausaha Mahasiswa Merdeka – Ratusan mahasiswa mengikuti kegiatan  Akademi Wirausaha Mahasiswa Merdeka (AWMM) yang diselenggarakan oleh Universitas Brawijaya.

Mereka diharapkan menjadi pengusaha sukses yang mampu menciptakan lapangan kerja.

Ketua Panitia AWMM UB, Ilhamuddin Nukman mengatakan jumlah peserta kegiatan tersebut kurang lebih 900 mahasiswa dari 127 perguruan tinggi di Indonesia. Mereka melewati aturan kurasi dari 1200 siswa yang terdaftar.

Kegiatan edukasi AWMM akan dilakukan secara daring dan luring selama tiga bulan ke depan. Nantinya kegiatan AWMM akan diakhiri dengan Expo Kewirausahaan Mahasiswa pada November 2022.

Ilhamuddin mengatakan “AWMM ini merupakan program unggulan dari Kemendikbud Ristek yang dimunculkan pada tahun ini, UB menjadi salah satu dari 17 perguruan tinggi yang dipercaya menyelenggarakan kegiatan ini.” pada Senin (29/8/2022)

Mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini dapat menyelesaikan satu semester atau 20 SKS mata kuliah yang setara. Setelah tiga bulan mengikuti kegiatan, berbagai materi awal akan diberikan kepada para peserta.

Materi yang disampaikan meliputi pengembangan pola pikir wirausaha dengan memiliki pola pikir, karakter, dan ketahanan seorang calon pengusaha.

Mahasiswa kemudian diajak membuat bisnis untuk mengelola dan menemukan ide, model bisnis dan rencana bisnis.

Menarik investor

Nantinya, mahasiswa dapat mempresentasikan ide bisnis yang ada untuk menarik investor dan berinvestasi dalam program tersebut.

“Para peserta diberikan materi oleh para narasumber seperti akademisi, praktisi dan para pelaku usaha mandiri yang sudah pakar di bidangnya,” ujarnya.

Di akhir kegiatan, peserta diorganisasikan ke dalam kelompok untuk membuat prototype bisnis dari rencana bisnis. Setiap kelompok diberikan hibah sebesar Rp. 5.000.000, yang terdiri dari sekitar 300 kelompok dari 900 peserta.

Ujarnya, “Prototype usaha yang dibuat masing-masing kelompok kemudian akan diikutsertakan mengikuti ekspo usaha di akhir kegiatan,”

Rektor UB, Prof Widodo, mengatakan kegiatan AWMM diharapkan dapat menghasilkan wirausahawan muda sukses yang dapat menciptakan lapangan kerja. Menurutnya, jumlah lulusan perguruan tinggi hingga saat ini tidak sebanding dengan bidang pekerjaannya saat ini.

“Sehingga harus ada mindset yang diubah sejak dini, karena jumlah entrepreneur saat ini masih sedikit, sehingga ini masih menjadi peluang,” ujarnya.

Ditambahkannya, “Kalau kita lihat pelaku bisnis di Indonesia masih banyak dari luar negeri atau multinasional, sehingga bila anak-anak muda kita ketika membuka usaha, mindset kita harus global.”

Mengembangkan potensi ide usaha

Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya Septiani ini mengaku mengikuti kegiatan tersebut karena ingin mengembangkan ide bisnis yang sudah dimilikinya.

Sebelumnya, dia sudah menjalankan toko online yang menjual kerudung. Kemudian Sebtiani ingin mengembangkan tiga bidang perencanaan bisnis: kuliner, kecantikan, dan fashion.

Ujarnya, “Sebelumnya saya sudah punya online shop hijab, kemudian ingin saya kembangkan ke busana ootd, di segi kuliner dengan membudidayakan rempah-rempah yang dibuat menjadi teh celup, akan kami maksimalkan dengan membuat produk yang baik melalui kegiatan ini.”