Jurus Jitu Usaha UMKM Kamu Awet Dan Mampu Bersaing 

Jurus Jitu Usaha UMKM Kamu Awet Dan Mampu Bersaing 

Jurus Jitu Usaha UMKM Kamu Awet Dan Mampu Bersaing – Pemerintah dan Bank Indonesia (BI) menyerukan ketidak pastian yang akan menyelimuti perekonomian global maupun Indonesia. Hal ini merupakan dampak dari berbagai perang dan pandemi Covid-19 yang akan berdampak pada pemulihan ekonomi pada tahun 2022.

Bisnis UMKM menjadi tulang punggung perekonomian nasional hingga saat ini. Pemerintah memberikan perhatian khusus pada sektor informal. Perhatian khusus diberikan pada sektor informal, misalnya, memberikan banyak insentif bagi UMKM untuk tetap “bernafas” dan berkontribusi pada perekonomian Indonesia.

Padahal, ada cara agar UMKM selalu tangguh dan tahan lama. Berikut caranya:

  • manajemen keuangan profesional

UMKM sering ketertinggalan atau bahkan bangkrut karena arus kas yang buruk, bukan karena produk mereka kurang laku. Hal ini dapat menyebabkan lahirnya banyak masalah terkait ketersediaan uang tunai di tempat kerja.

Memiliki catatan pengeluaran dan pendapatan yang baik dapat menjaga siklus bisnis UMKM kamu tetap terkendali. Hal terpenting dalam pengelolaan keuangan adalah melakukan pencatatan barang masuk dan keluar, pencatatan pemasukan, dan ketertiban dalam pengelolaan piutang.

Ingat, bahwa arus kas adala nyawa sebuah usaha. Tanpa kas positif, usaha akan berhenti. Di sini pentingnya bagian keuangan mengatur dan mengatur posisi arus kas agar tetap positif.

  • Selalu menghasilkan produk berkualitas.

Meskipun skala bisnis masih UMKM, kamu tidak boleh mengabaikan kualitas produk yang dijual. Pastikan membuat produk terbaik yang dibutuhkan dan menjawab masalah di masyarakat ataupun target pasar yang dibidik.

Oleh karena itu, sebaiknya lakukan riset sebelum menciptakan produk, terlebih dahulu di pasar. bertujuan untuk mengumpulkan serta menganalisis data yang berkaitan dengan konsumen sasaran.

  • Efisien dalam Opera Usaha

Dalam Praktiknya, bisnis UMKM akan mendapatkan Cash inflow penjualan produknya. Dari situlah, sumber pendapatan perusahaan berasal. Karena itu, penting sekali untuk memaksimalkan penerimaan kas tersebut dengan cara yang tepat.

Termasuk melakukan efisiensi dalam pengeluaran biaya operasional. Masih banyak cara untuk tetap menghemat cash flow kamu, dengan cara  mempromosikan melalui melalui media sosial YouTube, Facebook, Instagram, TikTok, Twitter, dan lainnya.

  • Cepat memahami situasi dan kondisi.

Bisnis UMKM akan langgeng apbila kamu sebagai ‘nahkoda’ nya memiliki kemampuan beradaptasi dengan cepat. Adaptasi dengan perubahan yang terjadi mengikuti perkembangan zaman.

Contohnya sekarang di era digital, kamu harus memanfaatkan teknologi untuk menjalankan proses bisnismu, seperti pemasaran online, promosi online, dan sebagainya. Jika tidak cepat beradaptasi, misalnya hanya mengandalkan pemasaran offline, bisnis UMKM kamu akan perlahan mati.

  • Penting juga mengetahui seberapa besar kemampuan kompetitor kamu.

Bisnis UMKM kamu pasti tak terlepas dari persaingan ketatnya. Apalagi di tengah kondisi ketidakpastian tetap ekonomi dan masa pandemi, kamu harus memaksimalkan penjualan dengan berbagai cara.

Dalam hal ini, Penting untuk melakukan analisis pesaing. Kualitas dan kuantitas produk pesaing, harga yang ditawarkan, sampai promosi dan kegiatan yang akan ditawarkan.

Hal ini akan memunkinkan kamu memahami kelemahhan kompetitor. Kemudian, memanfaatkan kelemahan kompetotor sebagai peluang kamu dalam merebut hati konsumen dan memenangkan persaingan dengan menciptakan produk yang tidak dimiliki pesaing atau bahkan lebih bagus kualitasnya dari produk kompetitor.