6 Cara Promosikan Bisnis Kuliner Anda, Bisa Mendatangkan Cuan Dan Pembeli Loyal!

6 Cara Promosikan Bisnis Kuliner Anda, Bisa Mendatangkan Cuan Dan Pembeli Loyal!

6 Cara Promosikan Bisnis Kuliner Anda, Bisa Mendatangkan Cuan Dan Pembeli Loyal!, – Siapa yang tidak suka jajanan? Pasti ada saja  penjual makanan dan minuman di sekitar kita.

Menurut data Kementerian Pariwisata, Ekonomi Kreatif, pada 2020, setidaknya ada 11,7 juta usaha kecil dan menengah (UMKM) yang berjualan secara online.

Data para pelaku UMKM di bidang kuliner tentu bisa sangat dinamis atau bahkan lebih di bidang ini.

Tentu saja, jumlah usaha kecil di bidang kuliner akan kompetitif. Apalagi produk kuliner yang ditawarkan di kalangan pelaku usaha kecil masih sama atau identik.

Selain produk yang berkualitas, pelaku UMKM harus menerapkan promosi yang menarik. Ini harus membuat pembeli potensial tertarik untuk mencobanya.

Ada banyak cara untuk mempromosikan produk yang saat ini bisa dilakukan oleh usaha kecil. Anda bisa merasakan keuntungan bisnis Anda dengan promosi yang maksimal.

Strategi promosi ini dapat diterapkan dengan memulai dengan meningkatkan pendapatan Anda agar pembeli Anda tetap setia.

Bagaimana cara kerja peningkatan? Promosi seperti apa yang terbaik untuk bisnis kuliner ini?

Berikut jenis-jenis promosi yang cocok untuk pelaku UMKM kuliner, diantaranya sebagai berikut:

1. Tawarkan diskon

Siapa yang tidak suka diskon? Strategi promosi dalam bentuk diskon adalah yang paling populer.

Pada umumnya calon pembeli lebih tertarik pada produk dengan diskon. Calon pembeli juga akan mendapatkan keuntungan dari promosi diskon.

Diskon seperti “Beli 1 Gratis 1”, “Diskon 10% Semua Produk”, “Beli 2 Kursus Diskon 20%” tersedia.

2. Buat kemasan produk yang unik dan menarik

Calon pembeli akan mempertimbangkan untuk mengemas produk sebelum membeli. Calon pembeli cenderung tertarik membeli makanan berdasarkan tampilan kemasannya.

Jangan lupa pastikan paket makanan atau minuman Anda menarik dan mudah dibawa kemana-mana. Anda juga harus menggunakan warna yang eye-catching atau meyakinkan konsumen untuk memakan produk kuliner Anda.

Misalnya kita menggunakan warna merah dan kuning yang identik dengan makanan cepat saji.

3. Perhatikan penampilan produk

Strategi promosi selanjutnya adalah mengunggah gambar produk secara online. Pastikan foto makanan dan minuman Anda berkualitas tinggi dan buat calon pembeli penasaran.

Calon pembeli yang penasaran kemudian mengetahui tentang produk kuliner tersebut dan menjadi tertarik untuk membelinya. Pastikan setiap unggahan gambar produk berisi kata kunci yang familiar atau sering dicari untuk memudahkan calon pembeli menemukannya.

4. Penempatan iklan

Periklanan juga merupakan salah satu strategi promosi yang dapat menarik calon pembeli. Juga, jika foto atau video produk yang ditawarkan menggugah selera.

Anda dapat menyertakan iklan dengan logo Anda sendiri. Logo yang unik memudahkan penonton untuk mengingat dan mengenali produk kuliner yang disajikan.

Promosi dapat dilakukan melalui Google Ads dan Facebook Ads. Dengan Google Ads dan iklan di Google Ads, produk kuliner diiklankan ke demografi berdasarkan kategori dan kriteria tertentu, seperti usia dan sumber pendapatan.

5. Layanan pengiriman disediakan

Saat ini, Indonesia masih dalam situasi epidemi. Tuntutan pembatasan sosial masih berlaku.

Pada umumnya calon pembeli masih mengandalkan jasa pengiriman. Fasilitas delivery menjadi suatu keharusan di bidang kuliner.

Jika layanan pengiriman disediakan secara independen, tetapkan diskon pengiriman untuk menjangkau pembeli potensial dengan lebih baik. Namun jika tidak membutuhkan sumber daya manusia (SDM), Anda bisa memilih jasa pengiriman pihak ketiga, seperti ojek online.

6. Tingkatkan melalui layanan otentikasi

Jenis promosi yang cocok di era digital saat ini adalah endorsement. Pengesahan dan pemasaran digital memanfaatkan media sosial.

Dalam promosi jenis endorsement, Anda bekerja dengan influencer atau sejumlah besar pengikut untuk mengunggah konten produk.

Pastikan untuk meneliti influencer yang berfokus pada konten terkait kuliner. Kajian yang perlu diperhatikan adalah jumlah postingan atau tingkat interaksi antara influencer dan pengikut, segmentasi pengikut influencer berdasarkan produk, dan harga/tarif influencer yang melakukan promosi.

Elemen teks dan desain gambar yang unik juga memengaruhi antusiasme pengikut influencer. Nantinya, konten yang diunggah oleh influencer akan ditampilkan untuk menarik perhatian followers Anda dan membeli produk kuliner yang disarankan.

Nah, itulah 6 Cara Promosikan Bisnis Kuliner Anda, Bisa Mendatangkan Cuan Dan Pembeli Loyal!

Semoga bermanfaat.