Jenis Penipuan KTA Yang Menghantui Para Pelaku Usaha, Waspadalah!

Jenis Penipuan KTA Yang Menghantui Para Pelaku Usaha, Waspadalah!

Jenis Penipuan KTA Yang Menghantui Para Pelaku Usaha, Waspadalah!, – Kredit Tanpa Agunan atau KTA menjadi salah satu alternatif pinjaman pilihan bagi pengusaha yang membutuhkan modal usaha karena tidak memerlukan agunan atau jaminan atas barang berharganya. Sangat cocok untuk membuka usaha, memperluas, membayar hutang atau modal kerja.

Namun, penipuan pinjaman KTA oleh oknum atau penjahat saat ini sedang mencari data Anda sebagai calon debitur.

Berikut beberapa KTA scam yang sering digunakan pelaku dan cara menghindarinya :

1. Mengsisi biodata melalui forrmulir aplikasi KTA melalui email

Modu penipuan KTA sering digunakan melalui email. Tidak hanya mudah, tetapi juga murah karena pelaku hanya membutuhkan koneksi internet untuk mengirim email yang memberikan laporan KTA kepada korban.

Para pelaku secara ilegal menggunakan logo bank, alamat kantor, dan nomor telepon untuk memercayai korban. Untuk mempermudah proses lagi, pelaku meyakinkan korban untuk mengklik link yang terdapat di badan email.

Tautan akan mengarah ke formulir untuk mengisi data pribadi, termasuk nomor kartu kredit CVV, nama ibu kandung dan data pribadi lainnya.

Dengan mengisi dan mengirimkan seluruh data pribadi Anda, para pelaku dapat mencuri data Anda, mengambil uang dari tabungan Anda dan menagih kartu kredit Anda dalam jumlah besar.

Cara menghindarinya:

• Waspadai logo perusahaan dan alamat email yang digunakan untuk mengirim alamat email tidak resmi. Misalnya, seharusnya cs@bankabc.co.id, tetapi cs@bankabc.gmail.com adalah email pribadi Anda. Jangan klik tautan untuk menghindari phishing. Jangan membuka atau mengabaikan email yang mencurigakan.

2. Pinjaman KTA mudah melalui SMS

Salah satu cara scammers menangani korbannya adalah dengan menawarkan penawaran mudah dan murah melalui SMS. pesan singkat? Ini adalah situasi lama, tetapi masih banyak digunakan dan masih banyak korban.

Scammers menawarkan pinjaman KTA dengan persyaratan yang relatif mudah, misalnya hanya dengan memberikan identifikasi dan informasi rekening bank. Setelah menetapkan persyaratan, pinjaman KTA akan segera dibayarkan dalam waktu 24 jam.

Dalam praktiknya, penarikan tunai bank KTA biasanya memakan waktu hingga 3 hari dan hingga 2 minggu setelah proses verifikasi selesai. Siapa di antara kita yang tidak akan tergoda? Itu sebabnya beberapa orang jatuh untuk scam ini.

Cara menghindarinya:

• SMS abaikan, tidak perlu memberikan SMS anonim untuk kenyamanan yang tidak masuk akal. • Disarankan untuk segera menghapus SMS tanpa syarat penawaran pinjaman KTA. • Cek keabsahan penawaran pinjaman KTA melalui website atau nomor telepon resmi bank.

3. Mengaku sebagai telemarketing untuk produk KTA

“halo. halo. Saya bank A. Kami ingin menawarkan produk KTA dengan jumlah uang yang banyak dengan tingkat bunga yang sangat rendah.” Kalimat pertama yang menarik datang dari korban atau pelaku, tapi hati-hati, bisa jadi itu scam.

Para pelaku menyamar sebagai telemarketer untuk memfasilitasi aksinya. Orang biasa yang tidak tahu apa-apa tentang situasi ini pasti akan menjadi korban penipuan.

Jawab panggilan dan jawab semua data pribadi yang diminta oleh penjahat, termasuk informasi kartu kredit dan kartu ATM (nomor kartu, kode CVV, tanggal kedaluwarsa) dengan kode OTP dan PIN atau kata sandi.

Telemarketer atau bank resmi tidak meminta informasi pribadi Anda. Perlu diketahui juga bahwa nomor telepon yang dihubungi korban biasanya sama dengan nomor telepon resmi bank.

Cara menghindarinya:

• Berhati-hatilah saat menerima panggilan dari nomor yang tidak dikenal. • Jangan mengungkapkan OTP, CVV, PIN, atau kata sandi Anda kepada siapa pun yang mengaku sebagai telemarketing atau kepada siapa pun, termasuk karyawan bank. Aplikasi pembaca nomor telepon memungkinkan Anda untuk memblokir secara instan. nomor saat meminta data pribadi lengkap.

4. Pendaftaran KTA melalui website palsu

Dengan teknologi yang semakin canggih, penipuan online sering terjadi.

Salah satunya menggunakan website palsu sebagai tempat untuk mengetahui identitas korban. Tentunya dengan iming-iming pinjaman besar, suku bunga rendah, kemudahan persyaratan dan pengoperasian yang cepat.

Alamat situs web ini biasanya disertakan dalam email atau pesan SMS. Klik untuk pergi ke beranda. Anda telah diminta untuk mengisi data pribadi dan Anda tergoda untuk memberikannya untuk “janji indah”.

Trik yang digunakan sebagian besar scammer adalah membuat situs terlihat terlalu mirip atau meniru judul merek atau perusahaan besar. Seperti bank besar atau website fintech yang menawarkan pinjaman KTA.

Cara menghindarinya:

• Jika alamat fisik Anda adalah yahoo.com (gunakan huruf O, bukan 0) dan Amazon.com, periksa alamat situs web dan nama domain (mis. Yah00.com atau Amazon.net). • Anda perlu menggunakan domain (.com), tetapi beberapa situs palsu menggunakannya (.co.id) atau menggunakannya (.blogspot, .wordpress) atau menggunakannya (.com). Situs ini mencurigakan karena merupakan blog pribadi seseorang.

5. Menyamar sebagai kreditur bank

Situasi penipuan ini langsung menuju korban. Pelaku biasanya menyamar sebagai kreditur atau pihak bank yang mencari debitur untuk mencapai tujuan penyaluran kredit KTA.

Waspadalah terhadap kreditur yang curang dan tidak dikenal. Apalagi jika tidak memakai KTP. Karena ada kreditur yang dimangsa menggunakan KTP. Namun, dipastikan korban tidak menerima uang penukaran KTA dan mentransfernya ke rekening pelaku atau kreditur virtual ini.

Cara menghindarinya:

• Lebih waspada terhadap orang asing, terutama jika Anda menawarkan pinjaman KTA dari pintu ke pintu. • Yang terbaik adalah menolak tawaran dengan sopan. • Jangan memberikan data pribadi kepada orang asing.

Ada prosedur yang harus ditempuh ketika pengajuan pinjaman KTA.

Setiap orang membutuhkan uang, apalagi jika situasinya sangat mendesak. Namun bukan berarti Anda tidak percaya dan tergoda dengan pinjaman KTA cepat, suku bunga rendah, dan jalur kredit tinggi.

Bank dan perusahaan fintech sudah memiliki proses pengajuan KTA sendiri. Jadi, ikuti proses resminya agar tidak menjadi korban penipuan KTA yang bisa merugikan Anda.