11 Tips Ampuh Mempromosikan Produk UMKM Di Youtube

11 Tips Ampuh Mempromosikan Produk UMKM Di Youtube

11 Tips Ampuh Mempromosikan Produk UMKM Di Youtube, – Siapa yang tidak mengenal YouTube? Platform media sosial ini sudah terkenal di seluruh dunia.

Menurut laporan We Are Social, per Januari 2022, ada 2,56 miliar pengguna platform. Indonesia memiliki 127 juta pengguna YouTube.

Jumlah yang besar ini menjadikan Youtube sebagai salah satu media sosial paling ampuh untuk sarana promosi produk usaha kecil (UMKM). Apakah kamu pernah menggunakan Youtube untuk mempromosikan produk UMKM?

Bagi mereka yang ingin menggunakan YouTube sebagai alat promosi, sebaiknya tentukan audiens target sesuai dengan jenis bisnis kamu. Dengan cara ini, kamu dapat melihat apa yang mendorong minat pemirsa terhadap video yang kamu buat.

Subjek yang dimaksud adalah karakteristik penonton video, termasuk usia, jenis kelamin, lokasi penonton, minat, gaya hidup penonton, dan jenis perangkat yang digunakan untuk menonton YouTube.

Langkah selanjutnya adalah membuat video. Apa yang harus diperhatikan saat membuat video promosi produk UMKM?

Berikut cara mempromosikan produk usaha kecil Anda menggunakan YouTube.

1. Pilih pesan video

Video tidak selalu dibuat dengan pesan tertentu. Namun untuk video produk UMKM diperlukan perlakuan yang berbeda.

Lihat video produk UMKM kami di Youtube untuk pesan unik. Sekalipun pesan tidak tersampaikan, penonton akan lebih memperhatikan dan menonton.

2. Tentukan presentasi video yang menarik dan unik

Buat video yang menarik dan unik. Video unik dan seru merangsang rasa penasaran penonton yang ada.

Jadi apa yang dimaksud dengan video yang menyenangkan dan unik? Buat video promosi dengan video kreatif, video seru, dan video yang menampilkan berbagai kemampuan.

3. Tentukan cerita yang kuat dan mudah dipahami

Video dengan cerita sangat kuat dan mudah dimengerti. Dengan begitu, penonton akan tertarik untuk menonton.

Cerita yang menyentuh, mengangkat, mengangkat, dan mengingatkan dapat digunakan sebagai cerita video. Buat cerita sebelum video diputar di lapangan.

4. Fokus pada emosi dan gerak tubuh, bukan kata-kata.

Informasi dengan kata-kata atau teks yang terlihat serius dan kaku biasanya membuat bosan dan membosankan audiens. Kurangi penggunaan teks dan ucapan.

Gunakan teks secukupnya dan ucapkan hanya jika diperlukan sebagai narasi yang terkait dengan cerita. Perkuat emosi dan bahasa tubuh Anda agar lebih mudah dipahami.

5. Gunakan bahasa yang mudah dipahami

Banyak orang akan dapat berkomunikasi dalam bahasa yang mudah dimengerti. Ada dua bahasa, Indonesia dan Inggris.

6. Kualitas video

Video yang jelas dan jelas menarik perhatian pemirsa. Coba unggah video 16:9.

Ukuran video yang optimal adalah 240p: 426×240 (16:9), 360p: 640×360 (16:9). Mata pemirsa juga disegarkan dengan gambar yang jernih dan jelas.

7. Buat Judul yang Menarik

Judul di YouTube adalah judul konten video. Judul adalah salah satu hal pertama yang dilihat pengguna sebelum memutuskan untuk melihatnya terakhir.

Agar berhasil mengundang pemirsa untuk membuka konten video Anda, buatlah judul yang menggugah rasa ingin tahu.

8. Posting thumbnail yang menarik

Selain judul, thumbnail merupakan hal lain yang dilihat penonton terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk membuka konten video.

Jadi, seperti judulnya, gambar mini harus semenarik dan orisinal mungkin serta relevan dengan konten video. Gambar produk dapat ditampilkan sebagai thumbnail untuk memberikan gambaran kepada pengguna tentang produk yang sedang dibahas dalam video.

9. Masukkan ID produk di konten

Informasi produk dalam video berupa ID, jadi Anda harus memasukkannya. Ya, logo produk.

Menampilkan logo produk Anda memudahkan pemirsa untuk mengingat produk Anda. Selain logo, nama dan jenis/jenis produk juga merupakan informasi penting tentang produk yang harus disampaikan.

10. Berkolaborasi dengan saluran YouTube lainnya

Ini adalah usia kerjasama. Terutama bagi pemilik produk kecil dan menengah yang masih memiliki sedikit penonton.

Cobalah berkolaborasi dengan kreator yang terkenal di komunitas Anda dan memiliki banyak subscriber.

Buatlah penawaran yang menguntungkan kedua belah pihak. Hal ini untuk membuat content creator tertarik untuk mempromosikan produk UMKM.

11. Manfaatkan Iklan Berbayar di Google Ads

Promosikan produk Anda dengan iklan berbayar melalui fasilitas Google Ads. Dengan cara ini, kamu dapat menjangkau audiens yang tepat untuk target pasar Anda.