Kaula Muda Perlu Mahir Berbisnis Di Bidang Pariwisata

Kaula Muda Perlu Mahir Berbisnis Di Bidang Pariwisata

Kaula Muda Perlu Mahir Berbisnis Di Bidang Pariwisata – Kota Batu di Jawa Timur menjadi tujuan wisata populer bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Banyak pekerjaan atau profesi potensial yang dibutuhkan, seperti pemandu wisata, presenter, pemasar produk, pembuat konten, dll.

Salah satu keterampilan yang Anda miliki adalah berbicara di depan umum atau public speaking. Demikian dikatakan Danar Indra, pendiri dan CEO PT Cara Talk Multitalent.

Danar meyakini bahwa konektivitas merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan pariwisata di Batu. Selain itu, Kota Batu memiliki puluhan ribu usaha kecil menengah seperti keripik buah, kerajinan tangan dan lainnya.

Menurutnya, generasi muda masa depan harus bisa menjadi raja kecil dengan peluang bisnis saat ini.

“Mereka bisa membuka usaha baru yang membutuhkan komunikasi dalam prosesnya. Misalnya pemandu wisata, termasuk UMKM, perlu pemasaran yang baik. Sayang sekali di Malang. Anak muda di kota Batu harus bisa merebut kesempatan ini.Dinar ini mengatakan dalam sebuah wawancara pada hari Minggu (7 Oktober 2022).

Oleh karena itu, Danar mencontohkan pentingnya mempersiapkan orang tua untuk membekali anak-anak mereka dengan keterampilan komunikasi yang baik.

Dia juga memberikan beberapa saran tentang bagaimana orang tua dapat berperan dalam mewujudkan hal ini. Salah satunya adalah dengan menggunakan alat tersebut sebagai ruang belajar yang komunikatif.

“Jadi ketika anak-anak bermain gadget, mereka disuruh membuat konten tanpa macet, dan orang tua harus bisa memiliki seseorang yang membantu anak-anak mereka bekerja sama, tetapi tidak dipaksa oleh apa yang dimiliki anak itu,” katanya.

Danar mengatakan anak-anak dapat belajar membuat konten dan terhubung sebagai kreator di media sosial atau platform YouTube. Hal ini juga meningkatkan kepercayaan diri anak dan aktualisasi diri.

Namun, peran orang tua berikutnya juga bertanggung jawab atas anak-anaknya dalam membuat konten.

Katanya, ”Salah orang tua kalau anak salah konten atau melihat konten yang salah. Komunikasi dalam arti semangat anak harus diaktifkan karena itu juga tanggung jawab orang tua. anak untuk memegang alat.”

Pihaknya juga bersedia bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk meningkatkan keterampilan komunikasi bagi kaum muda, pemilik usaha kecil, pekerja pariwisata dan banyak lagi. Startup Batu saat ini juga sedang menjalankan beberapa acara edukasi yang berkaitan dengan public speaking.

Ia ”baru saja menyelesaikan pelatihan pengembangan keterampilan komunikasi untuk anak-anak, acaranya diadakan di Batusi, diikuti puluhan anak, sebagian dari luar kota. Usaha kecil menengah ke depan.”